Jawapan.

Saturday, 29 May 2010

0 comments  


"Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik)." (QS. Az-Zumar: 2-3).


"Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama." (QS. Az-Zumar: 2-3).


"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah: 5).


"Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". (QS. Al-An'aam: 162-163).


"Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak diibadahi) melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Baqarah: 163).


"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatupun." (QS. An-Nisaa': 36).


"Karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 22).


"Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak diibadahi) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku". (QS. Al-Anbiyaa': 25).


"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (QS. Al-Kahfi: 110).


*firman Allah

jawapan untuk segalanya hanyalah satu,keihlasan kepada Allah..

~ampunkan kepura-puraan dalam hatiku ya ALLAH

WALI ALLAH

Friday, 28 May 2010

0 comments  

Sesuai dengan kedudukannya masing-masing disisi ALLAH, Syeikh Muhyiddin Ibnul Arabi memberi klasifikasi para wali seperti diterangkan dalam bukunya ‘Futuhul Makkiyat’ bab 73 diringkaskan seperti dibawah:

AL AQTAB
Al Aqtab berasal dari kata tunggal Qutub bererti penghulu, Yakni darjat kewalian tertinggi.Seorang saja yang mempunyai darjat ini untuk setiap masa. Seperti Abu Yazid Al Busthami dan Ahmad bin Harun Ar Rasyid Assity.

AL AIMMAH
Al Aimmah berasal dari kata tunggal Imam bererti pemimpin.Dua orang sahaja dapat mencapai darjat ini.

AL AUTAD
Al Autad berasal dari kata tunggal Watad bererti pasak.Empat orang sahaja yang ada setiap masa.

AL ABDAL
Al Abdal berasal dari kata Badal bererti menggantikan.Tujuh orang sahaja dalam setiap masa.Setiap satu abdal ditugaskan allah menjaga suatu wilayah di bumi ini.Dikatakan bumi ini mempunyai tujuh daerah.Jika wali abdal meninggalkan kawasannya maka akan digantikan oleh yang lain.Abdul Majid bin Salamah pernah bertanyakan pada seorang wali Abdal bernamaMu’az bin Asyrash tentang amalan apakah yang dikerjakan sehingga menjadi wali Abdal?Jawab Mu’az bin Asyrash: “Para wali Abdal mendapat darjat tersebut dengan empat kebiasaan,yaitu lapar, beribadat di malam hari, diam dan mengasingkan diri”

AN NUQABA
’An Nuqaba’ berasal dari kata tunggal Naqib bererti kepala suatu kaum.Dua belas orang sahaja dalam setiap masa.Diberi kelebihan untuk mengenal sedalam-dalamnya tentang hukum-hukum syariat,dan dibukakan oleh Allah rahsia yang tersembunyi di hati seseorang.Juga mampu meramal watak dan nasib seseorang dengan hanya dilihat dari bekas jejak kaki di tanah.

AN NUJABA’
An Nujaba’ berasal dari kata tunggal Najib yang bererti bangsawan yang mulia.Lapan orang saja jumlahnya setiap masa.Umumnya selalu disuai banyak orang, dimana-mana mendapat sambutan orang banyak.Sebenarnya si wali sendiri tidak merasa kalau dirinya adalah seorang wali,yang tahu ia adalah wali hanyalah seorang wali yang lebih tinggi darjatnya.

AL HAWARIYUN
Al Hawariyun berasal dari kata tunggal Hawariy bererti penolong.Hanya ada satu setiap masa.Jika ia meninggal akan digantikan orang lain.Zubair IIbnul Awwam mendapat darjat wali ini seperti dikatakan sabda Nabi saw:“Setiap nabi mempunyai Hawariy, Hawariyku adalah Zubair bin Awwam”Walaupun waktu itu Nabi mempunyai beberapa orang sahabat yang setia dan selalu berjuang disisi.Kelebihan wali Hawariy biasanya berani dan pandai berhujjah.

AR RAJBIYUN
Ar Rajbuyun berasal dari kata tunggal Rajab.Hanya ada pada bulan Rajab sahaja.Mulai awal rajab hingga akhir bulan mereka itu ada.selebihnya keadaan mereka kembali biasa seperti semula.Empat puluh orang sahaja jumlah mereka setiap masa.



Ya ALLAH,kurniakan hati qu dengan ilmu para wali MU.

musik.

0 comments  

kadang-kadang aqu rasa bersalah bermuzik..
pernah aqu lepaskan..
namun...

Adab Menjelang Ajal *

Monday, 24 May 2010

0 comments  

Syekh Abu Nashr as-Sarraj - rahimahullah - berkata: Sebagaimana yang saya terima dari Abu Muhammad al-Harawi -rahimahullah - yang berkata: Saya sempat bermalam di rumah asy-Syibli sebelumesok harinya la wafat.

Sepanjang malam ia membaca dua bait syair:
Setiap rumah yang engkau singgahi,
tak lagi membutuhkan lentera.
Wajahmu yang menjadi angan-angan ku
cukup sebagai alasanku,
di saat manusia datang membawa berbagai alasan.

Diceritakan dari Ibnu al-Faraji - rahimahullah - yang berkata "Saya melihat seratus dua puluh kaum Sufi yang ada di sekitar Abu Turab an-Nakhsyabi. Di antara mereka tidak ada yang mati dalam keadaan fakir kecuali dua orang.” Sebagian kaum mengatakan, bahwa dua orang tersebut adalah Ibnu al Jalla’ dan Abu Ubaid al-Busri.

Diceritakan dari al-Wajihi, ketika ada sesuatu yang datang menghampiri hati Ibnu Bunan al-Mishri, maka pergi tanpa tujuan. Kemudian sahabat-sahabatnya membuntutinya hingga di tengah-tengah daerah gurun pasir yang menyesatkan di wilayah Bani Israel.

la membuka kedua matanya dan melihat sahabat-sahabat yang ada di sekitarnya sembari berkata, "Menggembalalah di sini sebab ini adalah tempat menggembala para kekasih.” Dengan mengakhiri ucapannya itu ia menemui ajalnya.Saya mendengar al-Wajihi - rahimahullah - berkata:

Saya mendengar Abu Ali ar-Rudzabari - rahimahullah-bercerita: saya masuk di Mesir, lalu saya melihat orang-orang sedang berkerumun. Mereka berkata, “Kami sedang mengepung jenazah seorang pemuda yang sebelum meninggal, la mendengar suara yang mengatakan:Besar sekali hasrat seorang hamba,la sangat berkeinginanmelihat-Mu.Kemudian pemuda itu berteriak dan menghembuskan nafas terakhirnya.”Saya mendengar dari sebagian sahabat kami yang berkata: Abu Zaid - rahimahullah - sebelum ajal menjemputnya sempat berkata, “Saya tidak pernah mengingat-Mu melainkan karena kelalaianku dan Engkau tidak akan mengambilku kembali kecuali dalam waktu sekejap.”

Dikisahkan dari al-Junaid - rahimahullah - yang berkata: Saya pernah duduk di sisi guruku, Ibnu al-Kurraini - rahimahullah - menjelang la wafat. Ia melihat ke langit, lalu berkata, “terlalu jauh.” Kemudian saya menundukkan kepala ke tanah, lalu ia berkata, “Terlalu jauh.” Maksudnya sesungguhnya Dia lebih dekat denganmu daripada engkau melihat ke langit atau ke bumi Ia memberi isyarat akan semua itu.Al-Jariri - rahimahullah - berkata:

Saya sempat menyaksikan Abu al-Qasim al Junaid ketika menjelang wafat. Ia tetap dalam keadaan bersujud. Lalu saya berkata, “Wahai Abu al-Qasim, bukankah engkau telah mencapai posisi ini dan jerih payah yang telah engkau lakukan sebagaimana yang saya lihat. Bagaimana kalau sekarang engkau beristirahat?” Lalu la menjawab, “Wahai Abu Muhammad, waktu yang sangat saya butuhkan adalah waktu sekarang ini.” la tetap dalam kondisi sujud sampai la meninggal dunia, dan saya masih menunggu di sebelahnya.

Bakran ad-Dinawari - rahimahullah - pernah mengisahkan: Saya sempat mengunjungi asy-Syibli ketika menjelang wafatnya. Ia berkata padaku, “Hati saya selalu diliputi kecemasan karena dirham yang tidak jelas, dimana saya menyedekahkan di pasar atas nama yang punya dirham tersebut. Dan tidak ada yang lebih menyibukkan pikiran saya dari perkara ini.” Lalu ia berkata “Tolong wudhuilah saya untuk melakukan shalat.” Saya pun melakukannya, tetapi saya lupa menyela-nyela jenggotnya. Sementara itu lidahnya sudah tidak mampu berbicara. Lalu ia memegang tangan saya dan dimasukkan di sela-sela jenggotnya dan kemudian wafat.

Sementara itu sebab kematian Abu al-Husain an-Nuri adalah karena la mendengar bait syair di bawah ini:Saya tetap berdiam dalam ruang cinta-Mu,dimana orang tak mengerti kapan lahir cinta-Mu.Akhirnya la merasakan cintanya begitu membara, dan pergi ke padang sahara dengan tanpa tujuan sebagaimana orang yang linglung, kemudian la terjatuh di semak-semak bambu yang habis dipotong dimana sisa-sisa potongannya tajam seperti pedang.

Ia berjalan di atas potongan-potongan bambu itu yang kemudian kakinya mengalirkan darah.Kemudian la dibawa pulang dan baru sampai ke rumahnya pada waktu pagi. Sementara darah masih mengucur deras dari kedua kakinya lalu ia jatuh pingsan, sampai meninggal kedua kakinya masih kelihatan bengkak.Saya mendengar ad-Duqqi mengatakan: Kami berada di sisi Abu Bakar az-Zaqqaq - rahimahullah - di pagi hari, lalu ia berkata, “Ya Allah, berapa lama Engkau menjadikan saya tetap disini?” Sementara la belum sampai pada kalimat pertama ia keburu meninggal.Sementara sebab kematian Ibnu Atha' - rahimahullah - adalah ketika la datang ke istana seorang menteri, kemudian disambut dengan kata-kata yang kasar. Kemudian la menegurnya, "Sedikit sopan dan halus wahai laki-laki."

Akhirnya si menteri memerintahkan anak buahnya untuk memukul kepalanya dengan sepatu, sehingga la meninggal.Ibrahim al-Khawwash wafat di masjid Jami' ar-Rayyi setelah menderita sakit perut. Ketika la bangkit dari suatu majelis kemudian ia masuk ke dalam air untuk membersihkan tubuhnya. Sekali ia masuk ke dalam air, kemudian ajal menjemputnya dan dia masih diatas genangan air.Abu Imran al-Ushthukhri - rahimahullah - berkata: Saya melihat Abu Turab an-Nakhsyabi - rahimahullah - wafat di tengah-tengah gurun pasir dengan berdiri tanpa disangga oleh apapun.

Saya mendengar Abu Abdillah Ahmad bin Atha' ar-Rudzabari berkata: Saya mendengar sebagian kaum fakir berkata: Ketika Yahya al-Ushthukhri menjelang wafat, kami duduk di sekitarnya. kemudian salah seorang di antara kami berkata kepadanya, "Ucapkan, Ashaddu alla Ilaa Ha Ila Allah (Saya bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan yang haq selain Allah)."Kemudian al-Ushthukhri duduk dan memegang tangan salah seorang di antara kami sembari berkata, 'Ucapkan, Ashaddu alla Ilaa Ha Ila Allah "Kemudian ia melepaskannya, kemudian memegang tangan yang lain yang ada di sebelahnya dan berkata, "Ucapkan Ashaddu alla Ilaa Ha Ila Allah Kemudian melepaskannya dan memegang tangan seorang di sampingnya lagi dan berkata, Ucapkan, Ashaddu alla Ilaa Ha Ila Allah "Demikian seterusnya sampai masing-masing di antara kami disuruh mengucapkan kalimat syahadat. kemudian dia berbaring kembali lalu menemui ajalnya.

Sebagaimana dikisahkan kepada al Junaid, bahwa Abu Said al-Kharraz seringkali cintanya kepada Tuhan sangat membara ketika "menjelang kematiannya. Maka al-Junaid berkata, "Tidak mengherankan bila ruhnya terbang kepada-Nya karena sangat merindukan-NYa.Demikianlah apa yang bisa kami ringkas tentang adab mereka. Sentara yang belum saya sebutkan cukup banyak. Semoga Allah senantiasa memberi taufik kepada kita.


*selawat dan salam ke atas junjungan besar kekasih Allah Muhammad S.A.W dan juga wali2 Allah termask Abu Qasim Al Junaid,wali Allah yg mnjadi idola aq smnjak mngnal setitik dari Galaksi ilmu Allah S.W.T.

mabuk.

Sunday, 23 May 2010

0 comments  



Makrifatullah itu..sangt manis .. walaupun secebis
membuatkan khayal dlm ingatan penuh kepada ALLAH S.W.T..
keindahannya membuatkan pancaindera hilang segala
rasa dan cinta kepada dunia




Novus ordo sclorum

Sunday, 2 May 2010

0 comments  

50 tahun de-melayunisasi telah mmbuatkan melayu hilg identiti dan majoriti melayu sudah tak mampu menulis atau membaca jawi,sedangkan jawi itu adalah identiti melayu pada asalnya.50 tahun kemudian adalh de-islamisasi,ia bermula dengan pengabaian,pembantahan terhadap hukum Allah secar perlahan-lahan,dan membasuh minda melayu mengabaikan Islam sedikit demi sedikit dan mengajar setiap bangsa mementingkan material dan wang ringgit semata2.siapa kaya dia berjaya.

(protokol of zion 1,4 ,10,12).

pencerahan.

Saturday, 1 May 2010

0 comments  

Mereka mahu menerima semua yang negara mereka berikan?
mereka mahu percaya pada pemimpin yang fasik?

mereka mahu terikut dengan permainan minda kafir?
mereka percaya?
maka mereka terima

mereka lupa,
mereka mengatakan kecintaan pada MU ya ALLAH
tapi mereka tidak sedar,
adakah tanggung jawab mereka hanya ibadah kepada MU?
sebenarnya mereka jahil
mereka tidak mengenal walau diri mereka sendiri

tidak kah mereka malu megatakan cinta kepada MU ya ALLAH,
sedangkan dunia memenuhi hati mereka,
tidakkah mereka malu hipoktit kepada MU Ya ALLAH,
meminta atas sesuatu yang mereka tidak layak,
meletakkan diri mereka pada satu taraf yang tinggi di sisimu
sedangkan,mereka langsung tidak mengenal MU?

adakah mengenal Mu hanya dengan pembacaan?

mereka tidak berfikir
mereka tidak berfikir
sedangkan fikiran mereka adalah segalanya berkaitan dunia..
mereka tidak berfikir

dalam diri mereka ada 1000 persoalan
tapi mereka lepaskan kerana dunia,

hubungan antara mereka dan ALLAH,antara mereka dan dunia,
adakah mereka sedar?
adakah mereka pernah terlintas?
adakah mereka TAHU?

ALLAH,menghayati MU bukan dengan sekadar fikiran,
bukan sekadar ibadah,

jawapanqu.

Jawapanqu milik Nya,ia ada pada NYA,

mendapatnya bererti,
memiliki segala-galanya..


YA ALLAH..
izinkin aqu lagi.
menjadi hamba Mu.
menjadi hamba Mu.
mengabdikan diri pada MU.
...

kerana kepura-puraan dalam hati,
mereka sering lupa.
dan aqu tidak mahu tergolong dalam kerusakan.
jangan lucutkan ingatanMU dari hatiku,
dan jadikan aqu antara ,
yang layak menjadi hamba MU.
yang tidak memiliki apa-apa melainkan kekosongan
yang di isi kewujudan Mu Ya- ALLAH..

amin. .

emosi.

0 comments  

kerana kebutaan pada hati ,
mereka lihat dunia ini penuh sempurna.
mereka silap.
Hanya ALLAH yang sempurna. apakah itu undang2 ciptaan manusia,
pelembagaan yang dijadikan asas untuk mengawal manusia,aqu xpernah percaya pada demokrasi bawaan barat.demokrasi?
bukankah demokrasi yang mencetuskan kebencian.Adakah pandangan MAJORITI ITU SENTIASA BENAR ?bukankah ada rahsia yang perlu disingkapi.
sekarang?bkankah 2 pemimpin besar yang bertelagah itu berhubungan dengan yahudi?
inikah caranya islam mengajar memimpin?.
inikah caranya AL-Quran memimpin islam?
inikah dya pemimpin yang bernama islam?


di manakah para Wali Mu ya ALLAH..
Ya ALLAH di mana kah syura' Mu di bumi Islam ini.
Mereka lebih bertuhankan SEKULAR dari agama MU ya ALLAH.
mereka mempertahankan pelembagaan dari hukum Al-QUran yang diciptakan MU,
mereka lebih menyayangkan lagu negara dari Ayat-ayat MU ya ALLAH..
Mereka lebih mentaati pemimpin yang maksiat dan jahil dari ulama-ulama MU ya ALLAH..
Mereka lebih menginginkan Syuga Kafir dari kebahgian bersama MU ya ALLAH..
mereka menginginkan kemajuan sehingga sanggup melupakan HAK terhadap MU ya ALLAH..mereka tidak kenal lagi siapa MU YA ALLAH..
kerana bagi mereka ,ALLAH S.W.T adalah TUHAN..
dan apakah makna tuhan bagi mereka?

adakah mereka mendalami siapa MU ya ALLAH?
adakah mereka mendalami hubungan dengan MU ya ALLAH?
adakah mereka mendalami kenapa mereka diciptakan ya ALLAH?

mereka datang ke dunia tanpa apa2,dipinjamkan nyawa,hembusan nafas dan segala-galanya,
tapi kini hilang dari MU ya ALLAH

Layakkah mereka meminta kepada Mu Ya ALLAH?
Layakkah mereka mengaku hamba MU YA ALLAH?

Tidakkah mereka sedar,dari mana mereka diciptakan?
Tidakkah mereka sedar,dari siapa mereka diciptakan?
Tidakkah mereka sedar,untuk apa mereka diciptakan?

Adakah mereka rasa DUNIA ini cukup Penting bagi mereka?
Adakah mereka rasa BANGSA ini cukup penting bagi mereka?
adakah mereka rasa KEMAJUAN ini cukup penting bagi mereka?
Adakah mereka rasa kebahgiaan dunia ini cukup penting bagi mereka?

sungguh,mereka buta dan buta.
mereka tidak sedar,kesenangan itu datang dari-MU,
kebahgiaan itu datang dari-MU,
keselamatan itu datang dari-MU,
segala galanya yang ada datang dari MU

apakah mereka fikir dengan agama MU mereka tidak akan maju?
apakah mereka fikir dengan agama MU negara ini tidak akan aman?
apakah mereka fikir diri MU zalim?
apakah mereka fikir dengan dengan meninggalkan MU mereka akan berjaya?

Sungguh,mereka buta dan buta.
HAti mereka telah tertawan pada dunia,
bagaimanakah mereka mahu melawan fitnah dan dugaan dajjal yang semakin nyata,
sedangkan penilaian yang singkat pon xmampu mereka hadapi,
tetapi mereka masih mengatakan KECINTAAN PADA MU YA ALLAH,

SUngguh,tidak malukah hipokrit pada diri sendiri,
lebih lagi pada ALLAH yang Maha ESA,
ZAT yang mencitakan segala-galanya,
yang menemani mahluk Nya dengan ilham..

aqu tidak pernah menakuti dunia,kerana kebanyakan mereka buta
sedangkan ALLAH adalah penyinar cahaya,
sehingga akhirnya,hanya ALLAH lah aqu serahkan segala-galanya..
dan aqu tidak pernah takut menerangkan hak NYA..
aqu tidak perlu mengikut arus globalisasi yang menduakan NYA
kerana cukuplah DIA dalam semuanya..


pendapat aqu,datang dari nya,
mampukah aqu berfikir semua tanpa ilham petunjuk akal dikiran yang dicipta-NYA?

kerana dunia ini sebenarnya adalah KEKOSONGAN.. dan ALLAH adalah SEGALA-GALANYA..

amin...


layakkah lagi untuk menyebut nama Mu Ya ALLAH. .